Apa yang terjadi?
Batal
Berani Berubah

BERANI BERUBAH: Rezekiku dari Offline ke Online

  • Liputan6.com
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • Liputan6.com
    Liputan6.comDiunggah May 10, 2021

    Tak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 membawa banyak malapetaka. Namun, selama ada usaha dan kreativitas, maka akan selalu ada cara untuk bangkit dari keadaan. Salah satunya adalah Pemilik OkeSnack Azwardi yang berbisnis makanan ringan. Saat masyarakat tak bisa keluar rumah untuk berbelanja, terbersit ide untuk berjualan secara online. Azwardi pun memutuskan untuk mencoba berjualan di Shopee, alias Berani Berubah dari yang semula hanya berjualan secara offline. Setelah 3 bulan berlalu, Azwardi pun merasakan berkahnya. Penjualan online otomatis meningkat saat tak banyak yang bisa berbelanja keluar rumah. Sebagai pengusaha UMKM, dia pun harus mengakui bahwa penjualannya di Shopee telah memperluas jangkauan pasarnya. Direktur Riset Katadata Insight Center (KIC) Mulya Amri juga setuju akan hal itu. Menurutnya, interaksi di marketplace justru jadi meningkat saat pandemi, dan Shopee memang menjadi marketplace favorit berdasarkan hasil survey dari KIC. Peningkatan penjualan tersebut bukan hanya karena penjualan secara online belakang. Namun, fitur penjualan ekspor yang dimiliki Shopee juga telah membuka kesempatan bagi penjual untuk memasarkan produk ke luar negeri, seperti Malaysia, Filipina, dan Singapura. Ingin tahu cerita lengkapnya, simak dalam video berikut ya.

    Info

    BERANI BERUBAH: Rezekiku dari Offline ke Online

    Liputan6.com
    Liputan6.comDiunggah May 10, 2021

    Tak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 membawa banyak malapetaka. Namun, selama ada usaha dan kreativitas, maka akan selalu ada cara untuk bangkit dari keadaan. Salah satunya adalah Pemilik OkeSnack Azwardi yang berbisnis makanan ringan. Saat masyarakat tak bisa keluar rumah untuk berbelanja, terbersit ide untuk berjualan secara online. Azwardi pun memutuskan untuk mencoba berjualan di Shopee, alias Berani Berubah dari yang semula hanya berjualan secara offline. Setelah 3 bulan berlalu, Azwardi pun merasakan berkahnya. Penjualan online otomatis meningkat saat tak banyak yang bisa berbelanja keluar rumah. Sebagai pengusaha UMKM, dia pun harus mengakui bahwa penjualannya di Shopee telah memperluas jangkauan pasarnya. Direktur Riset Katadata Insight Center (KIC) Mulya Amri juga setuju akan hal itu. Menurutnya, interaksi di marketplace justru jadi meningkat saat pandemi, dan Shopee memang menjadi marketplace favorit berdasarkan hasil survey dari KIC. Peningkatan penjualan tersebut bukan hanya karena penjualan secara online belakang. Namun, fitur penjualan ekspor yang dimiliki Shopee juga telah membuka kesempatan bagi penjual untuk memasarkan produk ke luar negeri, seperti Malaysia, Filipina, dan Singapura. Ingin tahu cerita lengkapnya, simak dalam video berikut ya.

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentar ...

      Jadwal

      News