Apa yang terjadi?
Batal
Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA

Ceramah Motivasi Islam - Nikah Adalah Ibadah - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA.

  • Yufid TV
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • Yufid TV
    Yufid TVDiunggah July 24, 2020

    Islam itu ajarannya sempurna. Salah satu prinsip dasar yang harus diyakini oleh seorang muslim dan muslimah adalah kesempurnaan agama islam. Islam adalah agama yang sempurna dan yang namanya sempurna berarti mencakup seluruh aspek kehidupan. Termasuk dalam berumahtangga, harus sesuai dengan aturan islam. Menikah juga ada aturannya, sejak pra pernikahan (memilih pasangan), saat akad dan saat pasca pernikahan (mendalami rumah tangga). Aturannya sangat detail bukan hanya secara global. Contoh aturan yang disampaikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al Qur’an dalam surat An Nisa Ayat 34-35, yaitu: اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ ۗ فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُ ۗوَالّٰتِيْ تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّ ۚ فَاِنْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًا ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيْرًا - ٣٤ Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi, Mahabesar. وَاِنْ خِفْتُمْ شِقَاقَ بَيْنِهِمَا فَابْعَثُوْا حَكَمًا مِّنْ اَهْلِهٖ وَحَكَمًا مِّنْ اَهْلِهَا ۚ اِنْ يُّرِيْدَآ اِصْلَاحًا يُّوَفِّقِ اللّٰهُ بَيْنَهُمَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيْمًا خَبِيْرًا - ٣٥ Dan jika kamu khawatir terjadi persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan. Jika keduanya (juru damai itu) bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sungguh, Allah Mahateliti, Maha Mengenal. (QS. An Nisa : 34 - 35) Dalam ayat ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan aturan bagaimana cara kita berumah tangga. Aturan ini bukan hanya untuk rumah tangga sedang stabil dan bukan hanya untuk untuk rumah tangga ketika ada masalah. Bahkan untuk rumah tangga yang sudah tidak tidak bisa diselesaikan ketika ada masalah.

    Info

    Ceramah Motivasi Islam - Nikah Adalah Ibadah - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA.

    Yufid TV
    Yufid TVDiunggah July 24, 2020

    Islam itu ajarannya sempurna. Salah satu prinsip dasar yang harus diyakini oleh seorang muslim dan muslimah adalah kesempurnaan agama islam. Islam adalah agama yang sempurna dan yang namanya sempurna berarti mencakup seluruh aspek kehidupan. Termasuk dalam berumahtangga, harus sesuai dengan aturan islam.

    Menikah juga ada aturannya, sejak pra pernikahan (memilih pasangan), saat akad dan saat pasca pernikahan (mendalami rumah tangga). Aturannya sangat detail bukan hanya secara global.

    Contoh aturan yang disampaikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al Qur’an dalam surat An Nisa Ayat 34-35, yaitu:

    اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ ۗ فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُ ۗوَالّٰتِيْ تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّ ۚ فَاِنْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًا ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيْرًا - ٣٤

    Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi, Mahabesar.

    وَاِنْ خِفْتُمْ شِقَاقَ بَيْنِهِمَا فَابْعَثُوْا حَكَمًا مِّنْ اَهْلِهٖ وَحَكَمًا مِّنْ اَهْلِهَا ۚ اِنْ يُّرِيْدَآ اِصْلَاحًا يُّوَفِّقِ اللّٰهُ بَيْنَهُمَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيْمًا خَبِيْرًا - ٣٥

    Dan jika kamu khawatir terjadi persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan. Jika keduanya (juru damai itu) bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sungguh, Allah Mahateliti, Maha Mengenal. (QS. An Nisa : 34 - 35)

    Dalam ayat ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan aturan bagaimana cara kita berumah tangga. Aturan ini bukan hanya untuk rumah tangga sedang stabil dan bukan hanya untuk untuk rumah tangga ketika ada masalah. Bahkan untuk rumah tangga yang sudah tidak tidak bisa diselesaikan ketika ada masalah.

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentar ...

      Jadwal

      Lifestyle