Apa yang terjadi?
Batal
Liputan6 SCTV (Arsip 25 September)

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Tanjung Duren - Liputan6 Malam

  • Liputan6.com
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • Liputan6.com
    Liputan6.comDiunggah September 23, 2017

    Polisi berhasil mengungkap teka-teki kematian Murtianingsih di kamar kosnya, Rumah Kos Istana Laguna, Tanjung Duren Jakarta Barat. Pelaku bernama Agus diamankan Satreskrim Polres Jakarta Barat pada Jumat petang, 22 September 2017. Seperti ditayangkan Liputan6 Malam SCTV, Sabtu (23/9/2017), Agus merupakan salah satu saksi yang sempat diperiksa polisi. Bahkan, dia merupakan orang pertama yang melapor ke pengelola rumah kos. Namun siapa sangka, Agus yang menghilangkan nyawa Murtia. Sementara itu, polisi terpaksa melesatkan timah panas lantaran pelaku berusaha melarikan diri saat ditangkap tim Satreskrim Polres Jakarta Barat di kediamannya di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Selain menangkap Agus, polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti. Di antaranya telepon genggam, mata uang asing, dan uang tunai Rp 2 juta milik korban. Setelah dikonfrontir dengan alat bukti dan saksi, Agus akhirnya mengakui perbuatannya. Menurut Agus, dirinya nekat membunuh Murtia karena kurangnya biaya yang disepakati oleh pelaku dan korban yang bekerja sebagai wanita pekerja seks komersial (PSK). Sebelumnya, Murtianingsih ditemukan tergeletak tak bernyawa di atas ranjang kosannya pada Rabu sore, 20 September 2017. Atas perbuatannya, Agus kini harus mendekam di balik jeruji besi dan terancam kurungan pidana selama 15 tahun penjara.

    Info

    Motif Pembunuhan Wanita di Kos Tanjung Duren - Liputan6 Malam

    Liputan6.com
    Liputan6.comDiunggah September 23, 2017

    Polisi berhasil mengungkap teka-teki kematian Murtianingsih di kamar kosnya, Rumah Kos Istana Laguna, Tanjung Duren Jakarta Barat. Pelaku bernama Agus diamankan Satreskrim Polres Jakarta Barat pada Jumat petang, 22 September 2017.

    Seperti ditayangkan Liputan6 Malam SCTV, Sabtu (23/9/2017), Agus merupakan salah satu saksi yang sempat diperiksa polisi. Bahkan, dia merupakan orang pertama yang melapor ke pengelola rumah kos. Namun siapa sangka, Agus yang menghilangkan nyawa Murtia.

    Sementara itu, polisi terpaksa melesatkan timah panas lantaran pelaku berusaha melarikan diri saat ditangkap tim Satreskrim Polres Jakarta Barat di kediamannya di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

    Selain menangkap Agus, polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti. Di antaranya telepon genggam, mata uang asing, dan uang tunai Rp 2 juta milik korban.

    Setelah dikonfrontir dengan alat bukti dan saksi, Agus akhirnya mengakui perbuatannya. Menurut Agus, dirinya nekat membunuh Murtia karena kurangnya biaya yang disepakati oleh pelaku dan korban yang bekerja sebagai wanita pekerja seks komersial (PSK).

    Sebelumnya, Murtianingsih ditemukan tergeletak tak bernyawa di atas ranjang kosannya pada Rabu sore, 20 September 2017. Atas perbuatannya, Agus kini harus mendekam di balik jeruji besi dan terancam kurungan pidana selama 15 tahun penjara.

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentar ...

      Jadwal

      News