Apa yang terjadi?
Batal
Berita Nasional

Skema Pemeriksaan dan Skrining Covid-19 di Bandara Ngurah Rai Bali untuk Hindari Omicron

  • Kompas TV
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • Kompas TV
    Kompas TVDiunggah December 04, 2021

    BALI, KOMPAS.TV - Mewaspadai varian Omicron yang sudah semakin dekat, Presiden Joko Widodo meminta penjagaan perbatasan dengan negara tetangga dan pintu kedatangan internasional diperketat. Hal ini disampaikannya dalam arahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah di Denpasar, Bali. Selain pengetatan pintu masuk kedatangan, pemerintah juga diminta meningkatkan dan mempercepat pemeriksaan whole genome sequencing. Sejalan dengan itu, ada pula usulan pengawasan berbasis lab. Dalam program Sapa Indonesia Malam, Jumat (3/12), Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama, meyatakan bahwa upaya ini perlu dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan munculnya klaster dalam penularan varian Omicron. Hingga kini, varian Omicron dilaporkan telah terdeteksi di 29 negara. Sementara dampak berbahaya varian Omicron bagi kesehatan masih terus diteliti sejumlah ahli kesehatan di seluruh dunia. Meski demikian, ada dua hal penting yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus korona. Baca Juga Malaysia, Singapura, dan Australia Sudah Laporkan Kasus Varian Baru Covid-19 "Omicron" di https://www.kompas.tv/article/238539/malaysia-singapura-dan-australia-sudah-laporkan-kasus-varian-baru-covid-19-omicron Pertama, tidak abai terhadap protokol kesehatan (prokes). Dan kedua, segera mendapatkan vaksin Covid-19. Penting untuk diketahui, pencegahan penularan virus Corona dapat dimulai melalui disiplin terhadap diri sendiri. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/238542/skema-pemeriksaan-dan-skrining-covid-19-di-bandara-ngurah-rai-bali-untuk-hindari-omicron

    Info

    Skema Pemeriksaan dan Skrining Covid-19 di Bandara Ngurah Rai Bali untuk Hindari Omicron

    Kompas TV
    Kompas TVDiunggah December 04, 2021

    BALI, KOMPAS.TV - Mewaspadai varian Omicron yang sudah semakin dekat, Presiden Joko Widodo meminta penjagaan perbatasan dengan negara tetangga dan pintu kedatangan internasional diperketat.

    Hal ini disampaikannya dalam arahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah di Denpasar, Bali.

    Selain pengetatan pintu masuk kedatangan, pemerintah juga diminta meningkatkan dan mempercepat pemeriksaan whole genome sequencing.

    Sejalan dengan itu, ada pula usulan pengawasan berbasis lab.

    Dalam program Sapa Indonesia Malam, Jumat (3/12), Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama, meyatakan bahwa upaya ini perlu dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan munculnya klaster dalam penularan varian Omicron.

    Hingga kini, varian Omicron dilaporkan telah terdeteksi di 29 negara.

    Sementara dampak berbahaya varian Omicron bagi kesehatan masih terus diteliti sejumlah ahli kesehatan di seluruh dunia.

    Meski demikian, ada dua hal penting yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

    Baca Juga Malaysia, Singapura, dan Australia Sudah Laporkan Kasus Varian Baru Covid-19 "Omicron" di https://www.kompas.tv/article/238539/malaysia-singapura-dan-australia-sudah-laporkan-kasus-varian-baru-covid-19-omicron

    Pertama, tidak abai terhadap protokol kesehatan (prokes).

    Dan kedua, segera mendapatkan vaksin Covid-19.

    Penting untuk diketahui, pencegahan penularan virus Corona dapat dimulai melalui disiplin terhadap diri sendiri.

    Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/238542/skema-pemeriksaan-dan-skrining-covid-19-di-bandara-ngurah-rai-bali-untuk-hindari-omicron

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentarmu di sini

      Jadwal

      News