Apa yang terjadi?
Batal
Program Berani Berubah

BERANI BERUBAH: Cuan di Balik Kain Kafan

  • Berani Berubah
  • 1 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • Berani Berubah
    Berani BerubahDiunggah October 11, 2021

    Edwin Miftahudin adalah salah satu dari banyak pelaku bisnis yang terdampak pandemi Covid-19. Usaha tour dan travel umrah miliknya otomatis sepi saat aturan jaga jarak diberlakukan. Terbatasnya penerbangan juga menjadi pukulan berat terhadap bisnisnya, dan penghasilan turun menjadi nol. Namun, Edwin tak ingin menyerah. Sebab, dia masih memiliki keluarga dan karyawan yang ingin dia pertahankan dalam masa sulit ini. Lantas, dia membuka usaha restoran dan juga kain kafan. Dua kombinasi yang tak biasa, namun di saat usaha yang satu sedang landai, satunya lagi bisa menopang. Edwin sadar usaha restorannya saja tak bisa mencukupi kebutuhan. Lagi-lagi karena aturan jaga jarak membuat pengunjung menjadi sangat berkurang. Di situlah usaha kain kafan miliknya bisa menjadi penambal omzet. Dia menekankan pentingnya untuk terus mencari peluang bisnis di masa pandemi. Di saat satu usaha tak membuahkan hasil, maka harus ada rencana lain demi memiliki penghasilan yang tetap. Semua semata-mata demi bisa sejahtera bersama, baik dia maupun karyawannya. Yuk, ikuti kisah ini maupun yang lainnya dalam Program Berani Berubah, hasil kolaborasi antara SCTV, Indosiar bersama media digital Liputan6.com dan Merdeka.com. Program ini tayang di Stasiun Televisi SCTV setiap Senin di Program Liputan 6 Pagi pukul 04.30 WIB, dan akan tayang di Liputan6.com serta Merdeka.com pada pukul 06.00 WIB di hari yang sama.

    Info

    BERANI BERUBAH: Cuan di Balik Kain Kafan

    Berani Berubah
    Berani BerubahDiunggah October 11, 2021

    Edwin Miftahudin adalah salah satu dari banyak pelaku bisnis yang terdampak pandemi Covid-19. Usaha tour dan travel umrah miliknya otomatis sepi saat aturan jaga jarak diberlakukan. Terbatasnya penerbangan juga menjadi pukulan berat terhadap bisnisnya, dan penghasilan turun menjadi nol.

    Namun, Edwin tak ingin menyerah. Sebab, dia masih memiliki keluarga dan karyawan yang ingin dia pertahankan dalam masa sulit ini. Lantas, dia membuka usaha restoran dan juga kain kafan. Dua kombinasi yang tak biasa, namun di saat usaha yang satu sedang landai, satunya lagi bisa menopang.

    Edwin sadar usaha restorannya saja tak bisa mencukupi kebutuhan. Lagi-lagi karena aturan jaga jarak membuat pengunjung menjadi sangat berkurang. Di situlah usaha kain kafan miliknya bisa menjadi penambal omzet.

    Dia menekankan pentingnya untuk terus mencari peluang bisnis di masa pandemi. Di saat satu usaha tak membuahkan hasil, maka harus ada rencana lain demi memiliki penghasilan yang tetap. Semua semata-mata demi bisa sejahtera bersama, baik dia maupun karyawannya.

    Yuk, ikuti kisah ini maupun yang lainnya dalam Program Berani Berubah, hasil kolaborasi antara SCTV, Indosiar bersama media digital Liputan6.com dan Merdeka.com.

    Program ini tayang di Stasiun Televisi SCTV setiap Senin di Program Liputan 6 Pagi pukul 04.30 WIB, dan akan tayang di Liputan6.com serta Merdeka.com pada pukul 06.00 WIB di hari yang sama.

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
    • Berani Berubah CUAN di BALIK KAIN KAFAN... Naa ini dia.. Jalankan..jangan tanggung_Tanggung..Insya Alloh selesai..dia menulis..dialah yg... lainnya
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentar ...

      Jadwal

      News