Apa yang terjadi?
Batal
Tahu Gak Sih Lo?

Mengapa Nyamuk Berdengung di Telinga Kita? Ini Alasannya

  • Kompas TV
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • Kompas TV
    Kompas TVDiunggah September 21, 2021

    KOMPAS.TV - Nyamuk selalu menjadi serangga pengganggu yang mengincar dan menghisap darah manusia. Saat sedang terbang hendak menghisap darah, nyamuk akan berkeliaran mendengungkan suara di sekitar telinga yang cukup menganggu. Kenapa nyamuk berdengung di telinga? Melansir Live Science, profesor entomologi di University of Arizona, Michael Riehle mengatakan dengungan yang dihasilkan nyamuk berasal dari kepakan sayapnya. Suara dengungan ini cenderung disadari saat nyamuk terbang di sekitar telinga, karena suaranya tak memiliki jangkauan yang jauh. Dengung yang didengar kemungkinan besar juga berasal dari nyamuk betina karena nyamuk jantan tidak mengisap darah manusia, namun menyesap nektar bunga. Karbon dioksida yang diembuskan manusia merangsang nyamuk betina untuk mulai mencari inang. Artinya, nyamuk berdengung di sekitar kepala manusia karena pada area itulah karbon dioksida paling banyak ditemukan. Setelah terbang menemukan mangsanya, nyamuk betina akan menggunakan sensor rasa di kakinya untuk memastikan bahwa manusia atau hewan yang dihinggapinya memiliki cukup darah Saat terbang, nyamuk mengepakkan sayapnya sekitar 500 kali per detik pada frekuensi 450 hingga 500 Hertz. Meski terdengar mengganggu di telinga manusia, dengungan yang dikeluarkan nyamuk betina ternyata menjadi daya tarik bagi nyamuk jantan. Selain itu, Riehle juga mengungkapkan jika nyamuk sebenarnya cenderung mencari kaki dibandingkan kepala, sebab kaki mengandung bakteri yang mengeluarkan aroma yang menggoda nyamuk. Baca Juga Sterilisasi Tanpa Radiasi, Studi Baru Tahan Populasi Nyamuk Penyebab DBD di https://www.kompas.tv/article/212098/sterilisasi-tanpa-radiasi-studi-baru-tahan-populasi-nyamuk-penyebab-dbd (*) Grafis: Joshua Victor Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/213806/mengapa-nyamuk-berdengung-di-telinga-kita-ini-alasannya

    Info

    Mengapa Nyamuk Berdengung di Telinga Kita? Ini Alasannya

    Kompas TV
    Kompas TVDiunggah September 21, 2021

    KOMPAS.TV - Nyamuk selalu menjadi serangga pengganggu yang mengincar dan menghisap darah manusia.

    Saat sedang terbang hendak menghisap darah, nyamuk akan berkeliaran mendengungkan suara di sekitar telinga yang cukup menganggu.

    Kenapa nyamuk berdengung di telinga?

    Melansir Live Science, profesor entomologi di University of Arizona, Michael Riehle mengatakan dengungan yang dihasilkan nyamuk berasal dari kepakan sayapnya.

    Suara dengungan ini cenderung disadari saat nyamuk terbang di sekitar telinga, karena suaranya tak memiliki jangkauan yang jauh.

    Dengung yang didengar kemungkinan besar juga berasal dari nyamuk betina karena nyamuk jantan tidak mengisap darah manusia, namun menyesap nektar bunga.

    Karbon dioksida yang diembuskan manusia merangsang nyamuk betina untuk mulai mencari inang.

    Artinya, nyamuk berdengung di sekitar kepala manusia karena pada area itulah karbon dioksida paling banyak ditemukan.

    Setelah terbang menemukan mangsanya, nyamuk betina akan menggunakan sensor rasa di kakinya untuk memastikan bahwa manusia atau hewan yang dihinggapinya memiliki cukup darah

    Saat terbang, nyamuk mengepakkan sayapnya sekitar 500 kali per detik pada frekuensi 450 hingga 500 Hertz.

    Meski terdengar mengganggu di telinga manusia, dengungan yang dikeluarkan nyamuk betina ternyata menjadi daya tarik bagi nyamuk jantan.

    Selain itu, Riehle juga mengungkapkan jika nyamuk sebenarnya cenderung mencari kaki dibandingkan kepala, sebab kaki mengandung bakteri yang mengeluarkan aroma yang menggoda nyamuk.

    Baca Juga Sterilisasi Tanpa Radiasi, Studi Baru Tahan Populasi Nyamuk Penyebab DBD di https://www.kompas.tv/article/212098/sterilisasi-tanpa-radiasi-studi-baru-tahan-populasi-nyamuk-penyebab-dbd

    (*)

    Grafis: Joshua Victor

    Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/213806/mengapa-nyamuk-berdengung-di-telinga-kita-ini-alasannya

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentarmu di sini

      Jadwal

      News