Menu
tniangkatandarat’s Collection

Langkah dan Kebijakan Pangdam V/Brawijaya Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 ⁣⁣⁣

  • TNI AD
  • 0 Komentar
  • Simpan
  • Laporkan
  • Simpan
  • Laporkan
  • TNI AD
    TNI ADDiunggah October 17, 2020

    ⁣⁣⁣Jawa Timur termasuk dalam provinsi dengan kasus penyebaran Covid-19 terbesar di Indonesia. Pemerintah Daerah bersinergi dengan Jajaran Kodam V/Brawijaya dan Polda Jatim membentuk gugus tugas penanganan Covid-19 untuk wilayah Jawa Timur. Salah satu upaya yang dilakukan yakni pembentukan Kampung Tangguh. ⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Dikatakan oleh Pangdam V/Brawijya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Kampung Tangguh dinilai efektif dalam penanganan Covid-19 karena memiliki berbagai kemampuan, seperti mengisolasi warga yang terpapar Covid-19 dan menjaga akses jalan keluar masuk kampung tersebut.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ “Kampung Tangguh ini tidak berhenti disitu saja, pesantren kita jadikan pesantren tangguh, perusahaan kita jadikan perusahaan tangguh, mall kita jadikan mall tangguh, hotel dijadikan hotel tangguh, yang semuanya dalam bingkai protokol kesehatan,” ujar Pangdam V/Brawijaya.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Selain upaya dalam penanganan Covid-19, Pangdam V/Brawijaya juga berupaya dalam pemulihan ekonomi masyararakat, dengan membuka kembali pasar malam yang bertempat di lapangan Kodam V/Brawijaya dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ “Salah satu persyaratannya setiap hari harus 600 dari 1200, jadi 50 persen. Untuk lapak atau gerobaknya dikasih jarak per 3 meter dan jalan untuk para pembeli sebesar 6 meter dengan satu jalur, sehingga setiap pembeli tidak saling bertatap muka,” lanjut Pangdam V/Brawijaya.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Mayjen TNI Widodo melanjutkan, kesepakatan dengan para pedagang kaki lima harus melakukan rapid tes, bila kedapatan yang reaktif, kita SWAB, diobati, tidak boleh jualan. Selain itu, selama jualan para pedagang dan pembeli harus memakai pakai masker dan face shield. Sebelum memasuki pasar malam, pembeli juga harus disemprot disinfektan dan cuci tangan serta pakai hand sanitizer.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ “Saya bisa melihat langsung perekonomian rakyat bawah ini tumbuh, ada perputaran ekonomi pada tingkat bawah. Harapan kami masyarakat yang sudah mempunyai perilaku bagus, ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan, sebelum ditemukan vaksin maupun obat untuk Covid-19 ini, masyarakat sudah terbiasa dengan kehidupan protokol kesehatan. Kalau itu bisa tercipta terpatri di hati para masyarakat, mudah-mudahan tanpa menunggu obat maupun vaksin Covid-19, Jawa Timur sudah bisa hijau lagi,” ujar Pangdam V/Brawijaya.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

      Tulis komentar ...

      Jadwal

      News
      Bagikan ke teman Anda