Menu
Laporkan Spam Video

Heboh Soal Kerajaan Fiktif Bermunculan, JK : Kok Mau Aja Ditipu

  • 0 Komentar
  • Diterbitkan January 25, 2020
Polisi terus menggali kasus dugaan penipuan yang dilakukan Keraton Agung Sejagat di Purworejo dan mendalami fenomena Sunda Empire. Dari hasil tes kejiwaan, sang raja dan ratu, rupanya secara sadar dan sehat melakukan upaya penipuan. "Sehat dan sadar menipu". Itulah hasil tes kejiwaan pasangan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, di Purworejo, yang membuat heboh tanah air. Toto Santoso dan Fanni Aminadia, dinyatakan sadar, saat mendirikan Kerajaan fiktif-nya tahun 2018 lalu. Aliran dana yang masuk ke rekening tersangka, Toto Santoso pun ditelusuri. Polisi bahkan menemukan uang berjumlah sekitar 1,3 miliar rupiah. Puluhan korban Keraton Agung Sejagat, sudah diperiksa. Rata-rata korban menyetor uang tunai sebesar 30 juta rupiah, kepada Toto Santoso dan Fanni Aminadia. Rupanya, uang itu berasal dari hasil membujuk warga dengan iming-iming tertentu. Indikasi pengumpulan uang dari pengikut sebelumnya diungkap sejumlah warga Purworejo, Jawa Tengah yang pernah bergabung di Keraton Sejagat. Tidak hanya Keraton Agung Sejagat saja yang muncul, fenomena kerajaan fiktif lainnya muncul di Jawa Barat yakni Sunda Empire. Wakil Presiden ke-10 dan 12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla juga ikut berkomentar soal maraknya fenomena kerajaan fiktif. JK menganggap kerajaan fiktif ini sebagai bentuk perilaku kelompok penipu. JK mengingatkan pemerintah untuk mengambil langkah serius, apalagi jika kelompok penipu sudah berdampak negatif kepada masyarakat.
News
Bagikan ke teman Anda