Menu

Liputan6 Regional Surabaya (07-11-2019)

1 / 6 vidio
Liputan6 Regional Surabaya (07-11-2019)

Awas, Banyak Obat Ilegal dan Membahayakan Beredar, Polisi Tangkap Tiga Tersangka

  • SCTV Regional
  • 0 Komentar
  • Simpan
  • Laporkan
  • Simpan
  • Laporkan
  • SCTV Regional
    SCTV Regional Diunggah November 07, 2019

    Polres Malang berhasil meringkus tiga orang yang terlibat jaringan peredaran sekaligus pembuatan obat ilegal dan membahayakan. Ketiga tersangka ini memiliki peran masing-masing. Ada yang bertugas sebagai pengecer, distributor, hingga produsen. Adalah Siswandi warga Jalan Janti Barat, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang berperan sebagai pengecer. Pria 69 tahun itu mendapatkan pasokan obat dan jamu kesehatan yang tidak mengantongi izin resmi dari Suyadi alias Bobi, warga Dusun Prangas, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang. Pria 49 tahun itu juga berperan sebagai distributor. Sedangkan obat ilegal yang didistribusikannya berasal dari Sholeh Aziz, warga Perum Tirtasani Estate, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pria 56 tahun itu bertugas sebagai produsen ribuan obat dan jamu yang dijual oleh Siswandi dan Bobi. ”Obat yang diproduksi sekaligus dijual di pasaran ini tergolong ilegal dan membahayakan. Ratusan obat itu tidak memiliki izin sama sekali, baik izin edar, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), maupun perizinan terkait kesehatan,” kata Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat ditemui awak media ketika sesi rilis di halaman Mapolres Malang, Rabu (6/11/2019) siang. Terungkapnya kasus ini, lanjut Ujung, bermula dari hasil penelusuran petugas Unit Reskrim Polres Malang bahwa di wilayah Kabupaten Malang marak ditemukan obat-obatan yang tidak mengantongi izin sama sekali. Setelah beberapa waktu didalami, pada Minggu (3/11/2019) lalu, polisi akhirnya berhasil mengendus keberadaan pengedar obat terlarang tersebut. Tersangkanya adalah Siswandi. Ketika diamankan, Suwandi mengaku mendapatkan pasokan dari tersangka Bobi. Berawal dari pengakuan itulah, polisi akhirnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Bobi di kediamannya yang berlokasi di Kecamatan Sumawe. Di hadapan penyidik, Bobi bernyanyi obat yang didistribusikannya berasal dari Sholeh Aziz. Pada hari bersamaan, polisi akhirnya berhasil mengamankan tersangka di rumah sekaligus tempat produksinya yang berada di Kecamatan Singosari. ”Obat ini diproduksi secara asal-asalan. Tersangka yang berperan sebagai produsen hanya mencampurkan berbagai obat. Bahan bakunya sebagian ada yang dibeli dari apotik, kemudian dicampur dengan berbagai ramuan lainnya,” terang Ujung. Meski tidak memiliki kemahiran meracik obat, komplotan yang tidak berasal dari latar belakang apoteker dan dokter ini nyatanya sudah membuat ratusan jenis obat ilegal dan membahayakan. Ratusan obat itu sebagian besar dilabeli obat kesehatan. Bentuknya juga beraneka ragam, ada yang berupa kapsul, pil, tablet hingga cairan.

      Tulis komentar ...

      Jadwal

      News
      Bagikan ke teman Anda