Apa yang terjadi?
Batal
Event Klaten

Full, Warga Klaten Kirab Gunungan Berisi 20 Ribu Tahu Bakso

  • klaten tv
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • klaten tv
    klaten tvDiunggah September 20, 2019

    Sebanyak 20 gunungan berisi tahu bakso dengan berbagai replika semarakkan kirab tahu bakso yang digelar di Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan. Hampir seluruh gunungan yang berisi tahu bakso dihiasi sayuran hasil pertanian warga, seperti sawi, kacang panjang, tomat, dan cabai dan ornamen lainnya. Kirab gunungan tahu bakso tahun ini merupakan kali ketiga digelar muda-mudi One Plus dan warga Desa Jetis dan Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan. Ketua panitia, Anggun Nasir Tsalasah menyebutkan Kirab ini dimaksudkan untuk menegaskan kembali jika dua desa yang saling berbatasan tersebut merupakan sentra produksi tahu bakso di Klaten sejak lama. Ribuan tahu bakso yang dikirab ini merupakan kontribusi dari para perajin tahu bakso di desanya. Jumlah pengrajin tahu bakso di Jetis dan Trunuh lebih dari 100 orang dengan skala usaha industri rumah tangga. Warga berharap dengan kirab ini sentra industri tahu bakso di Desa Jetis dan Trunuh semakin dikenal lebih luas. Selain diikuti ribuan warga, kirab tahu bakso ini juga dihadiri Bupati Klaten, Sri Mulyani. Setelah tiba dilokasi dan menyapa warga, sri mulyani langsung menyebarkan ikan lele ke areal perswahan yang telah disiapkan panitya. Lele konsusmi ini nantinya juga akan diperebutkan warga secara beramai ramai. Setelah dikirab keliling desa, gunungan tahu bakso inui kemudian diperebutkan warga, mereka beramai ramai mengambil tahu bakso yang sudah dibungkus plastic ini untuk dimakan dan sebagain dibawa pulang. Dalam hitungan menit gunungan bersiis 20 ribu tahu bakso inipun langsung habis. Selain rebutana tahu bakso, panitya juga telah menyiapkan kolam besar berupa areal persawahan yang telah diisi 3 kwintal lele siap konsumsi. Tuan muda hingga anak anak langsung masuk ke kolam setelah mendapat aba aba dari bupati klaten. Dnegan tangan kosong warga dipersilahkana menagkap ikan lele sebanyak banyaknya gratis untuk di bawa pulang. Dalam kirab tahu bakso ini, warga bebanr benar dimanjakan oleh panitya, setelah mendapoatkan tahu bakso untuk dimakan dan ikan lele utuk di bawa pulang, warga juga berhak mendapatkan undian doorprize yang bersisi puluhan jenis hadiah, mulai dari sepeda motor, burung bekicau berserta sangkarnya, mebel, semen bahkan satu ember penuh berisi tahu untuk dibawa pulang. Total doorprize ini mencapai nilai lebih dari 50 juta rupiah. Camat Klaten Selatan Joko Hendrawan mengatakan kirab ini sebagai bentuk apresiasi dan pemasaran hasil perajin tahu bakso yang sudah ada sejak jaman dahulu. Kedepan pemerintah desa juga sudah siapkan lahan untuk membuat outlet tahu bakso untuk memasarkan hasil perajin di Desa Jetis. Warga Desa Jetis dan Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, berencana membuka outlet penjualan tahu bakso di tepi jalan Jogja-Klaten. Kirab yang digelar muda-mudi One Plus tersebut dipusatkan di lapangan Dukuh Bendan, Desa Jetis, yang merupakan perbatasan antara Jetis dan Trunuh. Kepala Desa Jetis, Mulyatno, mengatakan usaha tahu bakso sudah digeluti warga dua desa sejak 1990-an. Usaha itu dirintis salah satu warga bernama Mardi yang memasukkan adonan bakso ke dalam tahu lantas dikukus. Tahu bakso bikinan Mardi mulai dikenal hingga warga kepincut membuka usaha serupa. Tak hanya tahu bakso, warga membuka usaha yang saling berkaitan seperti penggilingan daging, pemasok tepung, hingga penjualan. Tahu bakso bikinan warga Jetis dan Trunuh tak hanya dipasarkan di wilayah Klaten. Pasar tahu bakso sudah merambah ke sejumlah kota seperti Jogja dan Jakarta. Salah satu warga Dukuh Jurugan, Desa Trunuh, Suparno, 69, mengatakan termasuk generasi awal yang ikut menggeluti usaha tahu bakso. Dia menjelaskan pengusaha tahu bakso tersebar ke berbagai dukuh di Jetis dan Trunuh.

    Info

    Full, Warga Klaten Kirab Gunungan Berisi 20 Ribu Tahu Bakso

    klaten tv
    klaten tvDiunggah September 20, 2019

    Sebanyak 20 gunungan berisi tahu bakso dengan berbagai replika semarakkan kirab tahu bakso yang digelar di Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan. Hampir seluruh gunungan yang berisi tahu bakso dihiasi sayuran hasil pertanian warga, seperti sawi, kacang panjang, tomat, dan cabai dan ornamen lainnya.
    Kirab gunungan tahu bakso tahun ini merupakan kali ketiga digelar muda-mudi One Plus dan warga Desa Jetis dan Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan.
    Ketua panitia, Anggun Nasir Tsalasah menyebutkan Kirab ini dimaksudkan untuk menegaskan kembali jika dua desa yang saling berbatasan tersebut merupakan sentra produksi tahu bakso di Klaten sejak lama. Ribuan tahu bakso yang dikirab ini merupakan kontribusi dari para perajin tahu bakso di desanya. Jumlah pengrajin tahu bakso di Jetis dan Trunuh lebih dari 100 orang dengan skala usaha industri rumah tangga. Warga berharap dengan kirab ini sentra industri tahu bakso di Desa Jetis dan Trunuh semakin dikenal lebih luas.
    Selain diikuti ribuan warga, kirab tahu bakso ini juga dihadiri Bupati Klaten, Sri Mulyani. Setelah tiba dilokasi dan menyapa warga, sri mulyani langsung menyebarkan ikan lele ke areal perswahan yang telah disiapkan panitya. Lele konsusmi ini nantinya juga akan diperebutkan warga secara beramai ramai.
    Setelah dikirab keliling desa, gunungan tahu bakso inui kemudian diperebutkan warga, mereka beramai ramai mengambil tahu bakso yang sudah dibungkus plastic ini untuk dimakan dan sebagain dibawa pulang. Dalam hitungan menit gunungan bersiis 20 ribu tahu bakso inipun langsung habis. Selain rebutana tahu bakso, panitya juga telah menyiapkan kolam besar berupa areal persawahan yang telah diisi 3 kwintal lele siap konsumsi. Tuan muda hingga anak anak langsung masuk ke kolam setelah mendapat aba aba dari bupati klaten. Dnegan tangan kosong warga dipersilahkana menagkap ikan lele sebanyak banyaknya gratis untuk di bawa pulang.
    Dalam kirab tahu bakso ini, warga bebanr benar dimanjakan oleh panitya, setelah mendapoatkan tahu bakso untuk dimakan dan ikan lele utuk di bawa pulang, warga juga berhak mendapatkan undian doorprize yang bersisi puluhan jenis hadiah, mulai dari sepeda motor, burung bekicau berserta sangkarnya, mebel, semen bahkan satu ember penuh berisi tahu untuk dibawa pulang. Total doorprize ini mencapai nilai lebih dari 50 juta rupiah.
    Camat Klaten Selatan Joko Hendrawan mengatakan kirab ini sebagai bentuk apresiasi dan pemasaran hasil perajin tahu bakso yang sudah ada sejak jaman dahulu. Kedepan pemerintah desa juga sudah siapkan lahan untuk membuat outlet tahu bakso untuk memasarkan hasil perajin di Desa Jetis.
    Warga Desa Jetis dan Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, berencana membuka outlet penjualan tahu bakso di tepi jalan Jogja-Klaten.
    Kirab yang digelar muda-mudi One Plus tersebut dipusatkan di lapangan Dukuh Bendan, Desa Jetis, yang merupakan perbatasan antara Jetis dan Trunuh. Kepala Desa Jetis, Mulyatno, mengatakan usaha tahu bakso sudah digeluti warga dua desa sejak 1990-an.
    Usaha itu dirintis salah satu warga bernama Mardi yang memasukkan adonan bakso ke dalam tahu lantas dikukus. Tahu bakso bikinan Mardi mulai dikenal hingga warga kepincut membuka usaha serupa.
    Tak hanya tahu bakso, warga membuka usaha yang saling berkaitan seperti penggilingan daging, pemasok tepung, hingga penjualan. Tahu bakso bikinan warga Jetis dan Trunuh tak hanya dipasarkan di wilayah Klaten. Pasar tahu bakso sudah merambah ke sejumlah kota seperti Jogja dan Jakarta.
    Salah satu warga Dukuh Jurugan, Desa Trunuh, Suparno, 69, mengatakan termasuk generasi awal yang ikut menggeluti usaha tahu bakso. Dia menjelaskan pengusaha tahu bakso tersebar ke berbagai dukuh di Jetis dan Trunuh.

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentarmu di sini

      Jadwal

      News