Menu

Ceramah Singkat 3 (10)

55 / 62 vidio
Laporkan Spam Video

Faidah Tauhid Tentang Cinta - Ustadz Abu Isa

  • 0 Komentar
  • Diterbitkan August 09, 2019
Faidah Tauhid Tentang Cinta - Ustadz Abu Isa Cinta dalam Islam berbeda konsepnya dengan cinta yang digaungkan para pemuja cinta dunia. Makna cinta dalam Islam lebih luas dari itu semua. Kali ini, kami ketengahkan kepada Anda sebuah faidah tauhid tentang cinta. Yang mana pemateri mengungkap hakikat cinta dalam Islam dan memaparkan fungsi tauhid dalam bab cinta. Betapa banyak hadits tentang tauhid yang membahas cinta. Ustadz Abu Isa hafizahullah berhasil menjelaskan cinta kepada Allah secara runtut dan mengena. Di antara bahasan cinta yang akan Anda ketahui nantinya ialah cinta Allah kepada hambanya. Dan keharusan seseorang agar cintanya yakni cinta kepada Allah melebihi cinta kepada manusia. Bukti cinta kepada Allah, bukan sekedar pengakuan belaka. Di dalam hadits disebutkan bahwa seseorang tidak akan mampu merasakan manisnya iman hingga ia lebih mendahulukan kecintaan kepada Allah daripada seluruh manusia. Pemateri menyebutkan dalil tentang syirik, khususnya syirik cinta. Allah berfirman, (artinya) “Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.” (Surat Al-Baqarah 165). Inilah jenis syirik yang bisa mengantarkan pelakunya kepada syirik akbar. Sebab ia telah menduakan Allah dalam hal kecintaan. Di sebutkan di antaranya; ada kaum musyrikin yang lebih cinta kepada sesembahannya daripada Allah dan ada juga yang antara cintanya kepada Allah dan kepada sesembahan selain Allah itu sama. Faidah yang disampaikan pemateri bersumber dari kitab Fathul Majid Syarh Kitab Tauhid yang disusun oleh cucu dari Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yakni Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh rahimahullah. Dalam kitab tersebut dijelaskan tentang macam macam syirik, contoh perbuatan syirik, dan dalil cinta kepada Allah SWT (Subhanahu wa Ta'ala) --sebagaimana disebutkan di atas. Dan pemateri ingin menegaskan bahwa ciri ciri orang bertaqwa ialah mereka yang sangat cinta kepada Allah. Itulah makna cinta sejati dalam Islam. Apa yang Anda ketahui terkait tauhid cinta? Cinta kepada Allah dalam hal uluhiyyah termasuk hal yang utama bagi seorang yang bertauhid (muwahhid). Dan masuk di dalamnya cinta kepada Rasul hingga disebutkan dalam ayat mihnah, (artinya) "Katakanlah jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku (Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam), maka kalian akan dicintai Allah. " (Surat Ali Imran:31). Demikianlah, faedah ilmu tauhid yang dapat kita petik hari ini. Mari kita dudukkan pengertian cinta kepada Allah atau pengertian mahabbah yang benar serta mari kita jauhkan umat dari bahaya syirik sejauh-jauhnya.
Lifestyle
Bagikan ke teman Anda