Menu
Laporkan Spam Video

Remaja meninggal setelah makan babi tidak matang - TomoNews

  • 0 Komentar
  • Diterbitkan April 02, 2019
INDIA — Suka makan daging babi setengah matang? Lebih baik sekarang mulai masak dagingmu hingga matang. Karena ternyata kasus yang terjadi di India ini menunjukkan bahaya dari mengkonsumsi daging yang tidak matang. Seorang remaja 18 tahun mengalami kerusakan otak karena memakan daging babi yang tidak matang. Remaja ini pun sampai kehilangan nyawanya karena hal ini. Dikutip dari The New England Journal of Medicine, kasus ini dilaporkan oleh Dr Nishanth Dev dari ESIC Medical College di Faridabad, India. Dalam laporannya, Dr. Nishanth menangani seorang remaja lelaki yang masuk rumah sakit setelah kejang dan kehilangan kesadaran. Ketika di rumah sakit, orangtua remaja ini mengatakan bahwa putranya mengalami rasa sakit di daerah selangkangannya sejak beberapa minggu lalu. Setelah dicek kondisi fisiknya, ditemukan bahwa testikel kanannya lebih lembek dan terjadi pembengkakan di mata kanannya. Mereka pun melakukan scan MRI dan menemukan ada masalah di seluruh otaknya, termasuk lepuhan pada batang otaknya dan kista pada otak kecil dan korteks serebral. Otaknya mengalami kerusakan karena terinfeksi Neurocysticercosis yang disebabkan oleh larva parasit. Neurocysticercosis sendiri disebabkan oleh cacing pita pada daging babi (Taenia Solium) yang ditemukan di dalam daging babi yang tidak matang. Ketika larva yang tidak diobati tertinggal di tubuh, ini akan berkembang dan menginfeksi di pusat sistem saraf otot, kulit dan mata, sampai Neurocysticercosis terjadi, yang merupakan penyakit terparah menurut WHO. Menurut hasil tes serum, dikonfirmasikan bahwa remaja tersebut telah terinfeksi Taenia solium dan dokter telah memberikan obat anti radang steroid dan obat epilepsi. Namun dua minggu setelah dirawat di rumah sakit, remaja ini meninggal. Ingat lah selalu untuk memakan makanan yang dimasak matang!
Music
Bagikan ke teman Anda