Menu
Laporkan Spam Video

MUI Bantah ajukan wacana hukum potong tangan untuk koruptor - TomoNews

  • 0 Komentar
  • Diterbitkan January 08, 2019
JAKARTA / INDONESIA— Pada tanggal 31 Desember 2018 lalu, Wakil Sekjen MUI, Tengku Zulkarnain menyatakan tengah merancang aturan hukum potong tangan bagi pencuri dan koruptor. Tengku Zulkarnain memberi pernyataan tersebut ketika mengisi acara zikir nasional di Masjid Agung At-Tin Jakarta. Menurut Tengku, para pencuri dan koruptor yang terbukti bersalah berdasarkan bukti dan saksi yang ada nantinya tidak perlu dipenjara, namun dipotong tangannya. Ia mengklaim telah mendiskusikan perihal ini dengan koleganya di MUI dan akan mengajukan proposalnya setelah pemilu 2019. Namun, Ketua Komisi Dakwah MUI Cholil Nafis menyangkal bahwa MUI secara kelembagaan tidak pernah mengusulkan atau membuat draf mengenai hukum potong tangan. Hukum potong tangan ini kemudian didiskusikan ketika Cholil bertemu dengan Ketua Umum Kiai Ma’ruf yang juga merupakan cawapres dalam pemilu 2019 dan akan dibicarakan lebih lanjut. Menurut Ketua Bidang Infokom MUI, Masduki Baidlowi, sistem hukum positif di Indonesia memiliki tingkatan dan kerumitan yang tidak mudah diubah, ditambah, atau dikurangi produknya.
News
Bagikan ke teman Anda