Menu

Fokus (Arsip 17 Januari 2019)

97 / 100 vidio
Laporkan Spam Video

Horizon: Mall Barang Bekas di Depok - Fokus Pagi

  • 0 Komentar
  • Diterbitkan January 07, 2019
Barang rongsokan yang sudah tidak digunakan lagi biasanya akan berakhir di tempat pembuangan. Namun di kawasan Depok, Jawa Barat, barang rongsok justru dikumpulkan dan dijual dalam sebuah tempat yang dinamakan Mal Rongsok. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Senin (7/1/2019), jangan bayangkan bangunan megah dengan ruangan luas berpenyejuk udara saat berada di Mall Rongsok. Akan tetapi kondisi ini tidak menyurutkan pengunjung untuk berburu barang bekas yang masih layak pakai. Berawal dari kegemaran mencari dan memperbaiki barang bekas, Nurcholis Agi, sang pemilik Mal Rongsok memiliki ide untuk membangun mal untuk barang-barang bekas. “Jadi awalnya itu karena hobi. Hobi saya itu nongkrong atau nyari barang di tempat barang bekas. Setiap dimana-dimana ada barang bekas, saya datengin. Saya cari barang yang saya bisa servis. Kemudian saya bisa servis, saya perbaiki. Kemudian saya jual melalui iklan disalah satu surat kabar. Nah hasil penjualan itu baru saya buat makan di mal. Jadi lama-lama saya kepikiran, nanti saya akan bangun mal tapi rongsok," jelas Nurcholis Agi. Mal yang berdiri sejak 2006 ini, berbagai macam barang bekas bisa anda temukan. Mulai dari peralatan kantor, elektronik, suku cadang komputer, dan kendaraan bekas, hingga furniture. Semuanya dipajang berdasarkan jenis barang, baik itu di lantai, di susun diatas rak, hingga di langit-langit bangunan. Selain menjual barang-barang bekas, Agi juga membeli barang-barang yang dibawa ke Mal Rongsok untuk dijual kembali. “Ya hampir semua barang itu ada di sini. Jadi kalau orang tawarkan ke saya apapun yang mereka tawarkan kecuali baju saya beli. Jenis apapun saya beli, saya tumpuk aja disini," ujar Agi. Harganya yang murah dan banyaknya pilihan barang, menarik minat pengunjung. “Saya kan buka butik, jadi saya beli boneka dan patung-patung di siani. Belanja di sini lebih murah ya. Jadi saya selalu ke sini kalau belanja,” ujar Olla. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung jenis barang, mulai dari Rp 500 untuk baut hingga belasan juta rupiah untuk furniture atau peralatan elektronik berukuran besar.
News
Bagikan ke teman Anda