Apa yang terjadi?
Batal
Default Channel

Tenggak Miras Oplosan 2 Pemuda di Bandung Tewas – Patroli Siang

  • INDOSIAR
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • INDOSIAR
    INDOSIARDiunggah June 18, 2018

    Sebuah keluarga di Kampung Hanja, Majalaya, Kabupaten Bandung yang harusnya bersuka cita saat rangkaian hari Lebaran, justru sebaliknya. Air mata terurai, dengan tewasnya anggota keluarganya bernama Dadan Hermawan, usai menenggak minuman keras oplosan saat malam takbiran. Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Senin (18/06/2018), sebelum tewas, pemuda 28 tahun itu sempat mendapat perawatan di RSUD Majalaya selama 2 hari. Sayangnya Dadan tak sendiri, seorang rekannya bernama Asep warga Cicariu, yang turut mengonsumsi minuman berbahaya tersebut, juga berujung maut. Keduanya mengalami ganguan pernafasan dan kehilangan banyak cairan. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, kedua korban mengkonsumsi minuman keras dengan kandungan alkohol 70 persen, dan dioplos pula dengan serbuk ginseng. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait sang peracik minuman maut tersebut, yang kini kabur. Sementara, Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah yang rawan dengan peredaran minuman keras. Beberapa waktu lalu publik juga digemparkan dengan puluhan korban jiwa di Kecamatan Rancakek, yang meninggal usai menenggak minuman keras oplosan.

    Info

    Tenggak Miras Oplosan 2 Pemuda di Bandung Tewas – Patroli Siang

    INDOSIAR
    INDOSIARDiunggah June 18, 2018

    Sebuah keluarga di Kampung Hanja, Majalaya, Kabupaten Bandung yang harusnya bersuka cita saat rangkaian hari Lebaran, justru sebaliknya. Air mata terurai, dengan tewasnya anggota keluarganya bernama Dadan Hermawan, usai menenggak minuman keras oplosan saat malam takbiran.

    Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Senin (18/06/2018), sebelum tewas, pemuda 28 tahun itu sempat mendapat perawatan di RSUD Majalaya selama 2 hari.

    Sayangnya Dadan tak sendiri, seorang rekannya bernama Asep warga Cicariu, yang turut mengonsumsi minuman berbahaya tersebut, juga berujung maut. Keduanya mengalami ganguan pernafasan dan kehilangan banyak cairan.

    Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, kedua korban mengkonsumsi minuman keras dengan kandungan alkohol 70 persen, dan dioplos pula dengan serbuk ginseng. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait
    sang peracik minuman maut tersebut, yang kini kabur.

    Sementara, Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah yang rawan dengan peredaran minuman keras. Beberapa waktu lalu publik juga digemparkan dengan puluhan korban jiwa di Kecamatan Rancakek, yang meninggal usai menenggak minuman keras oplosan.

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentarmu di sini

      Jadwal

      News