Video Ramadan

5 / 74 vidio
Laporkan Spam Video

Makna Hakiki Idulfitri

  • Suka
  • 0 Komentar
  • Diterbitkan June 15, 2018
Idulfitri merupakan hari raya bagi umat Islam. Hari suka cita dan hari gembira. Umat Islam telah berhasil melawan hawa nafsu serta membatasi hawa nafsunya selama bulan Ramadan. Itu tentu perjuangan yang sangat melelahkan. Setelah menjalani ibadah puasa, kita berhasil dan meraih kemenangan. Itu betul-betul pertolongan dari Allah SWT. Memasuki ibadah Idulfitri, dan berarti kita mengakhiri ibadah puasa lalu memasuki bulan-bulan yang biasa kembali tapi dengan optimis. Semua berdoa,”Mudah-mudahan Allah SWT menjadikan kita semua, orang yang kembali fitrah, suci, dan bersih. Dan mudah-mudahan Allah menjadikan orang yang menang,” Setiap tahun kita menyambut hari raya Idulfitri dengan rasa gembira dan semoga ibadah kita semua diterima oleh Allah SWT. Itu artinya kita masih punya tekad. Setelah menyelesaikan ibadah puasa, kita memasuki lembaran baru sebagai orang yang betul-betul takwa, beriman, istiqomah, dan konsisten dengan nilai-nilai agama Islam. Dengan begitu, saya mengajak kepada semuanya agar Idulfitri dijadikan momentum sangat penting dan sakral. Marilah kita bangsa Indonesia merapatkan barisan. Menjadi bangsa bermartabat dan berbudaya. Serta bertakwa, beriman, berakhlak, kreatif, solid, dan maju. Tunjukkan pada masyarakat dunia bahwasannya umat Islam Indonesia merupakan umat yang modern. Umat yang berhasil membangun kebersamaan. Umat yang beradab dan berbudaya. Umat yang bertakwa dan beriman. Umat yang sejahtera dan berkecukupan. Mari kita tunjukkan umat Islam Indonesia merupakan umat yang masih berpegang teguh dengan nilai-nilai ajaran Muhammad SAW. Menjadi Islam yang sebenarnya, yaitu Islam yang antiradikalisme, antiterorisme. Karena sesungguhnya radikalisme maupun terorisme itu betul-betul bertentangan dengan ajaran Islam. Suatu ketika ada sahabat nabi yang kala itu memiliki anak tidak mau masuk Islam. Akhirnya ia jengkel dan mengancam,”Kalau kamu tidak mau masuk Islam, saya bunuh,” Begitu ada seorang ayah yang mengancam anaknya turunlah ayat Alquran yang menyebutkan,”Tidak boleh ada kekerasan dalam agama,” Artinya, jika ada sekelompok orang melakukan tindak kekerasan berarti tidak menjalankan agama serta tidak sedang menjalankan perintah agama. Sebab tidak ada agama dalam kekerasan.
LIFESTYLE
Bagikan ke teman Anda