Apa yang terjadi?
Batal
Liputan6 SCTV (Arsip 24 November)

Setya Novanto Tambah Tim Kuasa Hukum - Liputan 6 Malam

  • Liputan6.com
  • 0 Komentar
  • Laporkan
  • Laporkan
  • Liputan6.com
    Liputan6.comDiunggah November 21, 2017

    Sehari menginap di rumah tahanan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK), Senin siang, 20 November 2017, tersangka kasus dugaan korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto, mendapatkan kunjungan dari kuasa hukum. Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Selasa (21/11/2017), kali ini tak hanya Fredrich Yunadi, Setnov menambah satu lagi kuasa hukum, yakni pengacara senior, Otto Hasibuan. Setelah kurang lebih dua jam menjenguk, kuasa hukum Setya Novanto kepada wartawan menyatakan belum membicarakan upaya hukum terkait gugatan pra-peradilan, mengingat kondisi Setya Novanto masih lemah pasca dirawat di RSCM. Sementara itu, istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, usai diperiksa selama lebih kurang delapan jam di KPK, memilih bungkam saat ditanya oleh awak media. Deisti sendiri diperiksa sebagai saksi dalam kasus KTP Elektronik, atas jabatannya sebagai mantan komisaris PT Mondialindo Graha Perdana, salah satu pemegang saham terbesar pada perusahaan penggarap KTP Elektronik.

    Info

    Setya Novanto Tambah Tim Kuasa Hukum - Liputan 6 Malam

    Liputan6.com
    Liputan6.comDiunggah November 21, 2017

    Sehari menginap di rumah tahanan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK), Senin siang, 20 November 2017, tersangka kasus dugaan korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto, mendapatkan kunjungan dari kuasa hukum.

    Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Selasa (21/11/2017), kali ini tak hanya Fredrich Yunadi, Setnov menambah satu lagi kuasa hukum, yakni pengacara senior, Otto Hasibuan.

    Setelah kurang lebih dua jam menjenguk, kuasa hukum Setya Novanto kepada wartawan menyatakan belum membicarakan upaya hukum terkait gugatan pra-peradilan, mengingat kondisi Setya Novanto masih lemah pasca dirawat di RSCM.

    Sementara itu, istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, usai diperiksa selama lebih kurang delapan jam di KPK, memilih bungkam saat ditanya oleh awak media.

    Deisti sendiri diperiksa sebagai saksi dalam kasus KTP Elektronik, atas jabatannya sebagai mantan komisaris PT Mondialindo Graha Perdana, salah satu pemegang saham terbesar pada perusahaan penggarap KTP Elektronik.

    Belum Ada Komentar
    Yuk mulai tulis komentar kamu
      Langganan untuk bisa berkomentar
      Tulis komentar ...

      Jadwal

      News